Program Kami

Taipan Kelapa Sawit

Sebagai upaya untuk mengatasi berbagai masalah dari dampak negative perkebunan kelapa sawit skala besar, kami berkesimpulan, kekuatan pendorong di balik pertumbuhan yang kuat dari sector minyak kelapa sawit, yaitu pemilik dan penyandang dana – harus memikul tanggung jawab atas dampak-dampak tersebut. Dalam hal ini, penting untuk dicatat bahwa kepemilikan perkebunan kelapa sawit lebih terkonsentrasi daripada yang terlihat pada pandangan pertama, karena banyak perusahaan perkebunan dimiliki grup usaha besar. Grup usaha dalam jumlah yang terbatas ini menyumbang sebagian besar perkebunan yang ada dan mengembangkan landbank dalam skala yang sangat luas menjadi perkebunan baru.

Fires and Finance

FiresandFinance.org bertujuan untuk menyoroti peran yang dimainkan para pemodal dalam memungkinkan terjadinya kebakaran besar di hutan, perkebunan dan di lahan gambut, di Indonesia. Ini didasarkan pada database ForestsandFinance.org, yang memberikan informasi tentang hubungan keuangan antara pemodal dan perusahaan yang beroperasi di sektor berisiko hutan (kelapa sawit, pulp dan kertas, karet dan kayu). Database ini adalah hasil penelitian dan investigasi ekstensif oleh koalisi organisasi kampanye dan penelitian, termasuk TuK INDONESIA, Profundo dan Rainforest Action Network.

FiresandFinance.org menggunakan informasi konsesi yang telah dikumpulkan oleh TuK INDONESIA, untuk memetakan informasi arus keuangan yang tersedia dari ForetsandFinance.org. Memetakan informasi ini memberikan cara untuk memvisualisasikan penyebaran khusus arus keuangan. Selain itu, FiresandFinance.org menghamparkan informasi tentang titik api, yang disediakan oleh NASA Satelite VIIRS 2. Hal ini memungkinkan untuk mengidentifikasi pemodal mana yang memiliki hubungan dengan perusahaan yang konsesinya terjadi kebakaran.

Forest and Finance

Situs ini bertujuan menyoroti peranan keuangan yang menyokong terjadinya deforestasi di kawasan tropis. Ini merupakan hasil dari penelitian dan investigasi berskala luas yang dilakukan oleh koalisi organisasi kampanye dan penelitian, termasuk di antaranya Rainforest Action Network, TuK INDONESIA and Profundo. Dengan dukungan dari para mitranya, organisasi-organisasi ini menyasar pada perbaikan kebijakan dan sistem sektor keuangan yang mencegah lembaga keuangan agar tidak memberi dukungan kepada pelanggaran lingkungan dan sosial yang terlampau lazim dilakukan dalam operasi-operasi yang dijalankan klien mereka di sektor kehutanan yang berisiko.

Post Terbaru

Hakulyakin di Babak Kedua

/
PANDEMI Covid-19 membuat sejumlah agenda Rendra Zairuddin Idris…

PETA BUTA BANK HIJAU

/
Sejumlah bank disorot karena mengucurkan dana kepada grup usaha…

Apakah uang Anda Merusak Hutan atau Melanggar Hak?

/
Melindungi hutan tropis dunia di Asia Tenggara, Amazon dan Basin…

Publikasi

Video

This post is also available in: English